Showing posts with label Percobaan Fisika. Show all posts
Showing posts with label Percobaan Fisika. Show all posts

5.12.2010

INDUKSI ELEKTROMAGNETIK


Alat dan Bahan :

1. Paku
2. Kawat tembaga
3. Baterai 1,5 Volt
4. Klip kertas

Prosedur kerja :

1. Lilitkan kawat pada paku hingga hampir seluruh badan paku tertutupi oleh kawat.
2. Sambungkan ujung-ujung kawat ke kutub baterai.
3. Dekatkan ujung paku yang tidak tertutupi oleh kawat pada klip kertas.

Hasil : Klip kertas akan tertarik oleh paku.

Mengapa?

Paku yang memiliki sifat seperti magnet disebabkan karena adanya proses induksi elektromagnetik. Berdasarkan hukum Oersted, di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet. Listrik dihasilkan oleh baterai dan kemudian di alirkan melalui kawat yang melilit paku. Sehingga pada paku terjadi medan magnet yang dapat menghasilkan gaya megnet untuk menarik klip kertas.

2.19.2010

GELAS BERPUTAR



Alat dan Bahan:
1. Gelas bekas minuman mineral
2. Sedotan yang bisa dibengkokan
3. Benang / Tali rafia
4. Air
5. Paku
6. Gunting
7. Solatif

Prosedur Percobaan:
1. Lubangi pinggir bawah gelas dengan paku, lubangi sebanyak 2 lubang secara berhadapan
2. Masukan sedotan pada masing-masing lubang, seperti pada gambar
3. Gantung dengan benag
4. Isi gelas dengan air

Hasil : Gelas plastik akan berputar berlawanan dengan arah jarum jam / kebalikan dengan arah sedotan.

Mengapa:
Prinsip yang digunakan adalah hukum gerak Newton III yang menyatakan bahwa untuk setiap aksi akan ada reaksi yang sama dengan arah yang berlawanan. Air dari dalam gelas akan tertekan keluar karena gravitasi bumi kearah ujung sedotan yang searah dengan arh jarum jam, dan ini merupakan aksinya, reaksinya adalah gerakan gelas plastik pada arah yang bebeda.

API BISA MENIMBULKAN ANGIN

Alat dan Bahan :
1. Kertas
2. Benang
3. Lilin
4. Gunting
5. Korek Api

Prosedur Kerja :
1. Gunting kertas membentuk spiral
2. Ganting ujung atas (tengah spiral) dengan benang, spiral digantung diatas lilin yang menyala (jangan sampai terbakar)

Hasil :
Spiral akan berputar stelah didekatkan dengan lilin.


Mengapa?

Spiral dapat berputar karena adanya pertukaran udara. Udara yang ada di dekat api lilin lebih cepat menjadi panas dibandingkan udara yang jauh dari api lilin. Udara panas lebih ringan dari pada udara dingin. Udara panas naik, udara dingin turun, dan begitu seterusnyahingga terjadilah angin yang mengakibatkan spiral berputar.

8.06.2009

MEMASAK DENGAN SINAR MATAHARI


Alat dan Bahan :
1. Baskom kecil
2. Kertas aluminium
3. Kait isap atau apa saja yang bisa digunakan untuk meletakan kentang dipusat baskom
4. Kentang

Prosedur kerja :
1. Lapisi bagian dalam baskom dengan kertas aluminium
2. Letakkan kait isap pada dasar mangkok
3. Letakkan kentang pada kait isap
4. Arahkan mangkok pada sinar matahari. Kentang akan matang.

***

Sinar matahari akan dipantulkan oleh dinding mangkok dgn terpusat pada kentang. Kentang yang menerima panas ini akan matang.

6.26.2009

PENSIL YANG PATAH

Alat dan bahan :
1. Pensil
2. Gelas
3. Air

Prosedur kerja :
1. Isilah sebuah gelas (bening) dengan air sampai setengahnya.
2. Letakan sebuah pensil kedalam gelas.
3. Berdirilah sehingga anda bias melihat bagian atas gelas dan sisi airnya.

Pensil kelihatan seperti patah.

Mengapa?
Anda melihat pensil karena cahaya memantulkannya ke mata. Cahaya dari sisi pensil di udara, dating dari arah yang lain atau berbeda dari cahaya yang datang dari bagian pensil di bawah air. Ini disebabkan karena cahaya yang datang dari bagian bawah air membelok ketika mengenai permukaan air. Inilah yang menyebabkan pensil kelihatan patah.

KERTAS ANTI API


Alat dan bahan :
1.Kertas tisu
2. Koin
3. Rokok atau obat nyamuk

Prosedur kerja :
1. sobeklah selembar kertas tisu
2. letakan sebuah koin di tengah kertas.
3. Bungkuslah koin sekencang mungkin tapi jangan sampai kertas sobek.
4. Nyalakn sebuah rokok.
5. Tekan ujung rokok yang menyala pada kertas yang sudah di rentangkan dengan koin.

Kertas tidak terbakar.

Mengapa ?
Koin di bawah kertas yang menyerap panas dari rokok yang menyala. Kertas tidak terbakar karena tidak cukup panas untuk mencapai suhu bakarnya.

NAFAS SUPER


Alat dan bahan :
1. Karton
2. gunting
3. Kayu benang kelos
4. Jarum pentul

Prosedur kerja :
-->
1. Buatlah sebuah lingkaran dari bahan karton, sedikit agak lebuh besar dari sebuah ujung kayu benang kelos
2. Pasanglah sebuah jarum pentul lurus tepat di tengah sebuah lingkaran.
3. Letakan kertas diatas ujung kayu benang kelos dengan jarum pentul di sebelah dalam lubang tersebut.
4. Baliklah kayu benang kelos tersebut, dan peganglah karton menempel pada kayu.
5. Tiuplah pada ujung atas. Anda bias berhenti memegang karton ketika mulai meniup kayu tersebut.

Karton tidak akan tertiup, dan tidak akan jatuh . Karton akan tetap diam di bawah kayu.

Mengapa?
Aliran udara yang melewati kayu akan keluar melalui kayu dan karton . Hal ini menghasilkan daerah bertekanan rendah antara kerton dan kayu. Tekanan udara di sisi bawah karton lebih besar dan mebahan karton tetap di tempat.

PERLAWANAN SEBUAH KERTAS


Alat dan bahan :
1. Gunting
2. Kertas

Prosedur kerja :
1. guntinglah sebuah kertas ukuran 2,5 cm.
2. pegang salah satu ujungnya, tempelkan pada dagu tepat di bawah bibir bawah anda.
3. tiuplah bagian atas kertas.

Kertas akan terangkat kea rah aliran udara dan berkibar selama anda meniupnya.

Mengapa?
Kertas terangkat keatas karena gerakan udara di atasnya menyebabkan suatu daerah yang bertekanan rendah. Udara di bawahnya mempunyai tekanan yang lebih tinggi dan menekannya ke atas. Kibaran disebabkan karena kertas tersebut terhantam oleh aliran udara an terdorong e arah bawah, dan hanya akan terangkat ke atas lagi oleh udara di bawahnya.

PEMADAM API



Alat dan Bahan :
1. Kotak bundar dan panjang
2. Balon dengan panjang 35 cm
3. Lilin

Prosedur kerja :
-->
1. Guntinglah sebuah kotak bundar dan panjang yang kosong.
2. Pada ujungnya yang terbuka, selubungkan sebuah balon ukuran panjang 35 cm, secara melingkar.
3. Buatlah lubang kira-kiara sebesar ukuran koin pada bagian tengah-tengah dasar kotak trersebut.
4. Nyalakan sebuah lilin dan pasanglah diatas sebuah cawan.
5. Arahkan lubang yang anda buat tdi kearah nyala api.
6. Ketuk-ketuklah balon karet yang direntangkan tadi dengan jari anda.

Nyala lilin akan tertiup mati.

Mengapa?
Dengan memukul-mukul balon karet, berarti udara di dalam kotak akan terkompresi dan terdorong keluar lewat lubang. Udara ini terdorong keluar lewat lubang. Udara ini terdorong ke depan dengan kekuatan penuh, sehingga dapat memadamkan nyala api di depannya.

PENYELAM


Alat dan bahan :
1. Botol bening bermulut kecil
2. Botol bekas alat tetes hidung
3. Air

Prosedur Kerja :
1. sediakan sebuah botol bening bermulut kecil, lalu isi dengan air.
2. sediakan sebuah alat tetes hidung, dan diisis air sebagian
3. masukan alat tetes hidung ke dalam botol penuh air, dan alat tetes harus terapung.
4. tutuplah telapak tanagan pada mulut botol dan tekan ke bawah.

Alat tetes tenggelam ketika anda menekan air, dan timbul kembali ketika anda mengangkat telapak tangan (melepas tekanan).

BATU-BATU MELONCAT



Alat dan bahan :
1. Gelas bening seberat
2. Soda kue
3. Tanah Liat
4. Cuka
5. Air

Proseur Kerja :
-->
1. Sediakan gelas minuman dari kaca bening, dan isilah dengan air sampai tiga perempatnya.
2. Masukan soda kue sebanyak satu sendok teh kedalamnya dan aduklah.Buatlah sepuluh bulatan kecil dari tanah liat.
3. Ukuran bola tanah liat ini kira-kira dua kali ukuran peluru senpan udara yang kita kenal dengan sebutan “B-B”.
4. Ukurlah lima sendok makan cuka ke dalam sebuah cangkir.Tuangkan cuka kedalam gelas, tapi jangan di aduk.
5. Cepat-cepat masukkan bola-bola tanah liat tadi satu persatu ke dalam gelas.
6. Tunggu!

Bola-bola tanah liat segera membentuk buih, dan sebagian mulai naik ke permukaan, maka akan berputar dan jatuh ke dalam gelas. Sebagian lainnya, sebelum sampai kedasar gelas sudah berusaha naik lagi ke permukaan air.

Mengapa?
Bila cuka dicampur soda kue, akan terbentuk gas kaebondioksida. Buih-buih karbondioksida terbentuk pada bola-bola tanah liat. Buih-buih ini bersikap seperti tube (sejenis tabung) kecil bagian dalam, dan memebuat bola-bola tanah liat semakin ringan untuk mengapung. Bila bola-bola menyentuh permukaan air, buh-buih akan berkurang kekuatannya, dan bola-bola tanah liat ini terlalu berat untuk mengapung sendiri tanpa buih. Bola-bola yang turun di tengah jalan lau berusaha naik lagi adalah bola-bola yang jatuh pada buih-buih, sehingga terdorong naik ke atas lagi. Gas karbondioksida yang menempel pada kepingan-kepingan tanah liat, membuat kepingan-kepingan tersebut terapung.


6.14.2009

WATER POWER


-->
Alat dan Bahan:
  1. Gelas
  2. Tutup toples
  3. Air

Isilah gelas dengan air sampai penuh, kemudian tutup dengan tutup-toples. Setelah ditutup, angkat gelas dan balikan secara perlahan-lahan bersama tutup toplesnya, dimana salah satu tangan tetap menahan tutup toples agar tidak jatuh. Setelah gelas terbalik, lepaskan tangan yang menahan tutup toples. Ajaib, tutup toples tidak terjatuh.
***
Ketika gelas dibalik, akan ada sedikit air yang keluar. Air yang keluar menyebabkan udara di dalam gelas menjadi renggang. Tekanan udara di dalam gelas menjadi rendah. Tekanan udara di luar gelas lebih tinggi, sehingga menekan tutup toples, sehingga tutup toples tidak jatuh.

5.23.2009

PELANGI

PELANGI

Di hari panas, berdirilah di atas bangku membelakangi matahari...!!! Siram udara dengan air...! Anda akan melihat Pelangi...

Menurut fisika, cahaya matahari terdiri dari bermacam-macam warna. melalui proses pembiasan, butir-butir air mampu untuk memisahkan warna-warna ini maka terlihatlah pelangi.
selamat mencoba!!!

4.19.2009

INERSIA

Alat dan Bahan:
1. Kertas Folio
2. Gunting
3. Gelas Kaca

Percobaan :
Pertama-tama kertas folio digunting menjadi dua bagian, kemudian dibentangkan kertas itu di atas meja dan diletakkan sebuah gelas kaca diatas salah satu ujungnya. Dipegang salah satu ujung bebas kertas, dan didorong ke depan mendekat ke arah botol. Kemudian kertas itu ditarik dengan gerakan cepat dan lurus kebelakang. Ajaib, gelas tetap pada tempatnya, tanpa tergeser oleh kertas.

Mengapa?
Dalam Fisika Mekanika dikenal satu hukum yang mengatakan bahwa sebuah benda akan cenderung mempertahankan keadaannya.Benda yang diam akan cenderung diam. Ini karena adanya Massa dari benda itu dan Gaya Gravitasi Bumi. Disebut Kelembaman. Untuk membuat benda ini bergerak diperlukan sebuah energi yang besar pada awalnya. Baru apabila benda itu sudah bergerak, energi yang dipergunakan untuk menggerakkannya menjadi semakin berkurang. Pada kasus diatas gelas cenderung mempertahankan keadaannya karena gaya dari kertas (gaya gesek) tidak cukup besar untuk membuat gelas bergerak. Sehingga gelas berada pada tempatnya.